PROCEUS Interview (Bogor, Indonesia)


Archetype of Black metal Predominantly Blast Oriented with Blistering tremolo riffs, some Crawling slower sections, and a focused to Dark hateful delivery from start to the Ends. Nuansa musik berubah, dari segi teknis, konsep dan aransemen. Lebih cepat secara tempo , lebih gelap secara tematik, serta berfokus pada detil aransemen. Dari segi sound masih mengadopsi style sekitar Eropa-Skandinavia, menjadi pernyataan provokasi awal ketika akan dilepaskannya debut full album ke-2 Band Black Metal kebanggaan Bogor Scene, PROCEUS ! menelisik kebelakang, eksistensi band bentukan tahun 90-an yang pada awal karir-nya menggunakan panji identitas sebagai " Proceus Unthroddden " dan akhirnya tahun 2002 sepakat memangkas nama cukup menjadi Proceus. tetap menjadi tonggak utama kekuatan penuh band, Gitaris Nord Flames, menggiring geliat-nya dari Promo  4 lagu " Blazing an Evil Machine " untuk menjajah beberapa panggung dan berpartisipasi dibeberapa album Kompilasi lokal seperti " Infinity Darkness, Blacker Than Darkness V, Deeper Underground II, Sound Of Darkness 7 " Hingga " Warrior From Buitenzorgh I " cukup menjadikan taring tajam loyalitas Proceus dalam mengibarkan bendera BM hingga pada klimak-nya melepas full album pertama " Heaven of Northern Ice " tahun 2005 dalam format kaset via Unthrodden Records. debut yang berkonsep Supremacy Nordic Metal ini cukup menghantarkan nama Proceus berkibar dikancah BM Nusantara. setelah bersemedi cukup lama dan kemudian dipertemukan dengan Hitam Kelam Records, penantian panjang mengejutkan langsung Proceus sambut saat dirilis debut penuh ke-2 " Proceus ". Presentasi Epik Kegelapan musikal sempurna dengan Simponi mencekam, Dingin, Atmosperik, Depresif, meledak cepat dan membakar hebat batasan Neraka yang paling dalam. ga nyangka sekali dalam masa Hibernasi selama hampir 11 tahun, Proceus telah mengalami proses pematangan yang luar biasa dimateri kali ini. Ya, pendewasaan musikal yang ga terfikirkan oleh BM Fans fanatik dengan Masterpiece sajian komposisi terbaik. It's Perfect. Absolutely flawless. If you like Majestic and have yet to hear this, do yourself a favor. sejak pertama kali mendengar bocoran, Proceus telah menunjukkan " Kualitas " bermusik semakin matang, ga nyangka jika BM Movement hari ini akan makin bersinar dengan debutan Sophomore ini. and You won't be disappointed ! dan berikut ini Gw berhasil melakukan Wawancara kecil dengan Proceus, mungkin ada banyak yang ingin mereka ungkapkan singkat dan ingin Proceus katakan disini tentang Album penuh ke-2 " Proceus ", let's check this out !

Hell-O apa Khabarnya PROCEUS camp Hari ini ?
Proceus : baik, sebaik iklim di kota ini, yang dingin dan senyap

Congrat banget atas perilisan Full album Kedua " Proceus ", semoga ini dapat menjadi respon lanjut yang Bagus sejak mengenalkan full album pertama tahun 2005 " Heaven of Northern Ice ". jeda yang sangat panjang untuk bisa mendapati responsible dengan penikmatnya. lalu bagaimana dengan respon Penikmat Musik sejak dirilisnya album ke-2 ini? bagus, biasa saja atau negatif yang mungkin PROCEUS terima untuk debut " Proceus " ?
Proceus : Jeda yang panjang memang sangat menentukan dalam proses bermusik kami yang semakin matang, dan ternyata respon publi diluar ekspektasi kami, dimana mendapat banyak respon baik, untuk debut kedua "Proceus" ini, mungkin karena era dan ruang waktu yang berbeda serta kemajuan dari segi musik dan aransemen, kemasan serta sound menjadikan debut kedua ini banyak mendapat respon yang baik dari penikmat music bahkan diluar genrenya sendiri. dibanding debut sebelumnya "Heaven of Northern Ice”.

Karena menurut Gw Pribadi, " Proceus " adalah Orkestra Kegelapan yang mampu menunjukkan senyawa dramatis ketika simponi emosional mencekam meledakkan batasannya. Archetype of Black metal Predominantly Blast Oriented with Blistering tremolo riffs, some Crawling slower sections, and a focused to Dark hateful delivery from start to the Ends. apakah Kalian sepakat?
Proceus : Kami sepakat, tempo dan riff yang ada memang dibuat untuk mewakili setiap lirik yang bertemakan kebencian, penghujatan, dan kegelapan di setiap lagunya, yang memang bertujuan membakar adrenalin para pendengar, tentunya dengan beat dan tempo akurat.

Ketika Scene (Indonesia) masih didominasi oleh penikmat Genre Metal yang sedang Booming seperti Death Metal, Hardcore atau Grindcore, sementara keberadaan Genre Black Metal sendiri seperti sedang mencoba bangkit kembali di awal masanya, apakah ini bakal menjadi tantangan tersendiri ketika mengenalkan materi baru " Proceus " ?
Proceus : komitmen terhadap black metal seperti sebuah proses spiritualis, yang dimana tidak sekedar menjadi trend saja, tapi sudah menjadi cara dan filosofi hidup, sehingga tidak terpengaruh apapun. Melalui debut kedua “Proceus” ini kami mencoba menabrak batasan batasan yang ada dan berdiri membusungkan dada diatas nusantara.

Bagaimana PROCEUS akhirnya ketemu hingga mencapai kata sepakat dengan Hitam Kelam Records, apakah ini semacam Rekomendasi dari rekan band sebelumnya, Fromhell, setelah Hitam Kelam Records merilis kembali Album mereka untuk pasaran Indonesia? apakah sejak awal memang sudah terjalin Kesamaan Visi dan Idealisme?
Proceus : Tidak terpikir dalam benak kami saat proses penggarapan materi sampai dengan proses recording untuk memilih label manapun, pada saat itu yang ada dalam pikiran kami materi ini harus jadi. Pada akhirnya setelah materi-materi ini terbentuk, rekomendasi datang dari salah satu band yang debutnya di rilis oleh hitam kelam. rekomendasi ini akhirnya mencapai kata sepakat antara band dan hitam kelam, dan ternyata support sangat besar kami rasakan dari pihak label.

" Proceus " Menurut Gw adalah Presentasi Epik Kegelapan musikal sempurna dengan Simponi mencekam, Dingin, Atmosperik, Depresif, meledak cepat dan membakar hebat batasan Neraka yang paling dalam lewat konseptual Atmospheric Black Metal. keberadaan style ini masih Minim Kuantitas, disaat Band2 Lain lebih memilih Mengusung Black metal dengan Style familiar yang lebih menjanjikan. meski fans sendiri di tanah air sudah mengenal nama Vallendusk & Fromhell memiliki kesamaan persepsi konsep dari beberapa karakter meski tetap ada sisi perbedaannya. bagaimana PROCEUS dapat menjelaskan materi " Proceus " sebenarnya saat ini?
Proceus : Tema utama Proceus adalah kegelapan dan kehancuran, sehingga pendengar akan dibawa dalam atmosfer ketakutan nan suram.

dan bagaimana jika PROCEUS dapat membandingkan sedikit Penggapan materi " Proceus " dengan materi Album pertama " Heaven of Northern Ice ", Selain bentuk selangkah lebih matang, apakah Kalian telah menemukan titik kepuasan Klimak sangat menyegarkan disini? 
Proceus : Kematangan di album ini sangat kami rasakan, mulai dari aransemen yang serius, perpaduan chord yang harmonis, struktur tempo yang pas, karakter vocal yang semakin gelap, konsep lirik, dan sound yang lebih baik bahkan anda bisa mendengar setiap detail nada dengan baik.

Untuk mengkomposisi Atmospheric Black Metal sendiri, Bagi PROCEUS tentu harus Menghadapi tantangan tersendiri mengingat Konsep yang kalian Mainkan masih belum begitu besar discene Indonesia. untuk menciptakan Sound yang lebih gelap serta terasa kental elemen Atmospheric, Apakah PROCEUS harus Merubah Stem Riff Standar dengan Tune yang lebih High ? atau Hanya memainkan Riff High Key saja? atau ada Konsep tersendiri ? dan menurut PROCEUS, Sound di album ini adalah sebuah pencapaian maksimal ? 
Proceus : Kami hanya memainkan Black Metal dengan chord standar, tentunya dengan style harmonik minor yang lebih kental. Untuk sound gitar kadar mid-treble memang agak sedikit tinggi bertujuan menciptakan atmosfir kegelapan tadi. Dari segi sound memang lebih baik dari yang sebelumnya, tapi kedepannya kami akan terus explore kembali.

Ekplanasi The War Of Black Metal dengan Atmospheric Black Metal sendiri menurut PROCEUS ?... karena mungkin definisi hari ini kian rancu saat bermunculan banyak pendapat meski pada akhirnya Fans hanya lebih pada posisi menikmati tanpa Skema panjang yang membuat mereka akhirnya sulit menilai.
Proceus : Mungkin yang dimaksud “War Metal’ adalah metal/black metal yang bertemakan perang dan lebih banyak mengadopsi unsur death metal, dari segi tempo dan riff. Walaupun sebenarnya salah satu subtema black metal itu sendiri adalah perang juga. Sedangkan atmospheric lebih banyak mengadopsi tema alam dan tidak seagresif War metal.

Lirik Lagu PROCEUS banyak menuliskan sisi pandang signifikan tentang sebuah Tema hampir disetiap lirik lagunya. sepertinya Hal ini bagi para pendengar butuh mencerna nalar yang ga singkat agar bisa menikmatinya, meskipun dari kebanyakan cukup terpesona dengan Konseptual yang PROCEUS usung. apakah kalian memang Respect banget dengan segala tema tentang Alam, Pantheism, Perasaan, Kebencian serta Kematian?
Proceus : Kami tidak mengadopsi tema alam, dan lebih berat kedalam unsur manusia dan emosionalnya seperti kemarahan terhadap dunia, keinginan berkuasa terhadap cahaya, dan kemenangan panji-panji kegelapan. Semua yang disampaikan disetiap lagunya digambarkan melalui prosa tidak langsung pada objeknya.

Untuk lagu " The Nord Rising for None " apakah memiliki Hubungan melekat dengan " Upon The Throne of Destruction " ? karena durasi selama hampir 10 menit menjadi 1 track, bisa dijelaskan...?
Proceus : Tidak ada hubungannya, hanya ingin membuat adrenalin pendengar tetap terbakar setelah mendengar track-1

dan apa yang ingin PROCEUS Presentasikan dari Artwork cover tentang sistematis aransemen secara keseluruhan? seperti sebuah filosofi atau .... ?
Proceus : Artwork menggambarkan gagak hitam yang merupakan simbolik dari album ini, seperti kita tahu gagak adalah binatang yang identik dengan kegelapan, mistis, jahat, namun sekaligus pintar (konon menurut penelitian gagak adalah burung yang paling pintar) hal ini yang ingin kami sampaikan ke para pendengar.

Trus sedikit opini PROCEUS terhadap Perkembangan Indonesian Black Metal untuk 5 tahun yang akan datang? apakah PROCEUS masih Optimis Scene tanah Air kita masih atau tetap Menjadi ladang yang subur untuk perkembangannya seperti beberapa tahun yang lalu ? 
Proceus : Kami optimis seiring perkembangan jaman dan teknologi, khususnya informasi banyak mengalir masuk ke tanah air, sehingga refrensi semakin banyak akan membuat scene ini semakin berkembang tentunya. Terbukti beberapa tahun belakangan ini rilisan Balck metal semakin banyak dan yang harus dilakukan sekarang adalah berbenah dan mengasah diri, untuk semakin advance kedepan dan tidak tertinggal dengan yang lain.

10 Top Album Therapy Black Metal terbaik Yang Bikin PROCEUS fanatik Saat ini dan Selamanya !

Proceus : Black metal album menurut kami :

* Satyricon - Nemesis Divina
* Satyricon - Rebel Extravaganza
* Setherial - Lords of the Nightrealm
* Abigor - From The Twilight Kingdom
* Marduk - Panzer Division Marduk
* 1349 - Hellfire
* Emperor - In The Nightside eclipse
* Mayhem - De Mysteriis Dom Sathanas
* Immortal - Sons of Northern Darkness


Planning terdekat PROCEUS ? Promo Tour ? Video Clip? menulis materi baru?
Proceus : Planning terdekat mencoba mengumpulkan ide dan gagasan kembali untuk album selanjutnya, di sela-sela undangan tampil di beberapa event lokal

Thanxs sebelumnya telah meluangkan waktu buat menjawab Interview sederhana ini hahaha ... dan akhiri dengan Kata2 terbaik PROCEUS ...
Proceus : Terima Kasih Kembali!, terus berkarya dan mengasah diri!

PROCEUS Official Information

http://www.proceus.yolasite.com
https://www.facebook.com/pages/PROCEUS/209484362428697
http://www.reverbnation.com/proceus


CHECK PROCEUS " Proceus " LOSTINCHAOS REVIEW, Click Cover Below :

http://www.review.lostinchaos.com/2016/11/proceus-proceus-digipack-cd-2016.html
 
PROCEUS " Proceus " Digipack CD OUT NOW ON HITAM KELAM RECORDS

LOSTINCHAOS INTERVIEW

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang Free for Share cukup hanya dengan mencantum-kan Source Interview link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi apapun. saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thanxs for read this Interview, Please Leave some Comment for this ... :)